Minggu, 28 Februari 2016

BANK PESISIR AKBAR SANTUNI PETANI JAGUNG

Bima – Lensa Post,  
Direktur Utama Bank Pesisir Akbar Bima, H Zas’ari Zainuddin, SE, Kamis (25/2/2016)  menyerahkan santunan klaim asuransi petani jagung yang ada di Desa Lasi Kecamatan Kilo  Kabupaten Dompu dan Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.  “Santunan ini diberikan sebagai wujud kepedulian Bank Pesisir Akbar kepada para petani jagung, ada 15 hektar tanaman jagung yang gagal panen karena kekeringan sehingga berhak menerima santunan klaim asuransi itu, ujar H.Zas.ari. Dijelaskanya,   asuransi petani jagung di Desa Lasi dan Kore merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia. “Ada Lima Hektar lahan Petani yang mendapatkan santunan klaim asuransi, karena gagal panen yang diakibatkan oleh kekeringan,” terang H Zas’ari, di aula Camat Sanggar.  Lanjutnya, santunan  petani jagung diberikan oleh  PT. Asuransi Central Asia (ACA) Indonesia. Setiap petani jagung membayar premi asuransi sebesar Rp 100.000,- perhektar perorang. Sedangkan santunan asuransinya dibayar sebesar Rp. 8 juta perhektar perorang. “Ada dua kriteria yang mendapatkan santunan klaim yakni akibat kekeringan dan puting beliung dengan tingkat kerusakan diatas tujuh puluh lima persen,” papar Zas’ari yang diamini Jakub dari ACA Indonesia. Adapun petani yang menerima santunan itu  dengan total yang dibayarkan sebesar Rp. 112 Juta.
Sedangkan Pimpinan Asuransi Central Asia (ACA)  Indonesia, Jakub Nugraha mengatakan bahwa penjualan Asuransi jagung merupakan program agrifin fase ke 2.  “Program pemberian ini yang pertama kali lakukan di Indonesia dan Petani jagung Dompu dan Bima yang bernasib baik. Kami luncurkannya di Dompu NTB,” terang Jakub. Kamis (25/2) di Sanggar. Lanjutnya, yayasan Mercy Corps Indonesia berperan sebagai agregator yang menghubungkan asuransi dengan Bank Andara sebagai penyandang dana bagi petani. Sedangkan yang menyalurkan dana tersebut ke petani peserta  asuransi adalah BPR Bank Pesisir Akbar. “adapun syngenta sebagai pihak penyedia benih jagung dan sarana produksi  (Saprodi) pertanian seperti pupuk dan pestisida, kredit yang diterima petani akan digunakan BPR Pesisir Akbar untuk membayar benih dan saprodi tersebut,” papar Jakub.  Premi asuransi langsung dipotong dari dana kredit yang diberikan BPR Pesisir Akbar, program agrifin fase ke 2 ini diikuti sebanyak 640 orang petani dengan total luas lahan jagung mencapai 1.201 hektar. “Program ini menyebar di Kecamatan Donggo, Kempo, Hu’u, Kilo dan Sanggar. Peserta dari Kabupaten Bima yang terbanyak ada di Kecamatan Sanggar,” Pungkas Jakub Nugraha. (LP/km)


SIDAK, BUPATI INGATKAN JAGA KEBERSIHAN DAN DISIPLIN

Bima – Lensa Post,
Usai memimpin apel pagi lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Kamis, (25/2). Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri didampingi  Sekretaris Daerah, Drs. H. M Taufik HAK, M.Si, para Asisten Setda melakukan Inspeksi mendadak (Sidak)  ke semua Bagian dan unit pelayanan administrasi di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima Jalan Diponegoro nomor 11 LLK Jatiwangi. Pada Sidak tersebut Bupati memasuki satu persatu ruangan untuk melihat dari dekat kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara  (ASN) di masing-masing bagian.  Di sela peninjauan, tidak lupa mengingatkan agar para pegawai memperhatikan kebersihan ruangan.  "Kebersihan ruangan penting agar para pegawai merasa nyaman dalam bekerja dan masyarakat yang mendapatkan pelayanan juga nyaman dengan situasi di ruang kantor". Himbau Bupati.        
Ketika memasuki ruang kerja Bagian Keuangan, Bupati secara khusus berpesan agar pegawai menyiapkan pot bunga di dalam ruangan sehingga kelihatan lebih asri dan ruangan tertata rapi. Masih di bagian Keuangan, Bupati juga secara khusus melihat  ruang server sistem informasi manajemen Daerah (SIMDA) dan mencoba layanan  aplikasi di ruang tersebut. Di ruangan ini,  Bupati Indah Dhamayanti juga mendengarkan dengan seksama penjelasan dari Sekda dan operator yang didampingi oleh asisten III H. Makruf, SE  dan Kabag Administrasi Pembangunan. Beberapa saat sebelumnya, Bupati memimpin apel lingkup Setda dan  menyampaikan beberapa arahan. Masalah kehadiran ASN masih menjadi perhatian Bupati. "Tingkat kehadiran pegawai harus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. 

ASN yang mengabdi di lingkungan pemerintahan, khususnya di Setda merupakan pegawai pilihan. Oleh karena itu kedisiplinan, penampilan dan tata cara berpakaian perlu diperhatikan".  Saya berharap ASN perempuan menggunakan kerudung berseragam, minimal di masing-masing Bagian. Ini penting karena selain menjadi identitas, keseragaman juga akan terlihat lebih cantik". Kata Bupati. Selain tata cara berpakaian, aspek disiplin masih menjadi perhatian orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Bima ini. "Organisasi Setda harus diisi oleh orang-orang yang memiliki dedikasi tinggi. "tidak ada kata malas untuk pegawai Setda, bagi yang   malas dan hanya hadir 1 atau 2 hari dalam seminggu sebaiknya berkantor di luar Setda saja". Tegas Bupati. (LP/H-01)

DIPECAT, EMPAT KAUR DESA RANGGO MELAWAN

Dompu – Lensa Post,
Pemecatan empat kepala urusan (kaur) Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Dompu oleh kepala desa (kades) berbuntut panjang. Para mantan abdi desa itu melaporkan tindakan kades ke polsek setempat. Israil, juru bicara mantan empat kaur ini menjelaskan pemberhentian dengan tidak hormat dilakukan kades awal Februari lalu. Alasan pemecatan sesuai surat yang diterima lantaran mereka dianggap melanggar Perda Kabupaten Dompu Nomor 02 Tahun 2015 dan UU Nomor 31 tahun 1999 Pasal 3 Jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Keempat kaur ini dituding terlibat korupsi dana desa tanpa didasari bukti-bukti. Ini jelas bentuk kesewenang-wenangan,“ tuding Israil kepada kemarin (24/2).
Keempat perangkat desa dipecat ini adalah Nurdin, Muhammad Saleh, Abdul Wahyudin dan Muhammad Amin. Sesuai SK yang ditandatangani Kades Ranggo, masa kerja mereka dimulai 2012 dan akan berakhir 2018 mendatang. Namun ditengah jalan, sang kades melakukan pemecatan dan mengganti mereka dengan perangkat desa yang baru. Tidak terima dicopot dengan alasan yang dianggap mereka mengada-ada, keempatnya kemudian melaporkan perbuatan kades ke Polsek Pajo, 9 Februari lalu. Kades dinilai telah melakukan pembunuhan karakter. Mereka bahkan mendorong pihak polsek untuk melakukan penyelidikan terhadap tudingan adanya korupsi dana desa seperti yang disangkakan kades.
“Kalau memang terbukti ada tindakan korupsi dan mereka (kaur, Red) terlibat, tentu kebijakan kades siap diterima. Mereka juga siap menghadapi proses hukum jika memang dinyatakan bersalah,“ ujar Israil. Selain ke polisi, para mantan kaur ini juga mengadukan tindakan kades ke Pemkab Dompu. Karena bagaiamanapun atas pemecatan tersebut, mereka merasa dirugikan secara materil maupun moril. “Kami sudah mengirim surat keberatan ke pemkab. Para kaur ini hanya menuntut agar pemecatan dibatalkan karena tuduhan mereka melakukan korupsi tidak didasari bukti,“ kata Israil. (LP/ida/r8)


KAPOLDA NTB BERI TALI ASIH KELUARGA TERDUGA TERORIS

Kota Bima – Lensa Post,
Kapolda NTB melalui Dir. Binmas, Kombes Pol. Suwarto,SH,MH silaturrahim dengan keluarga terduga teroris di Penato’i, Rabu (24/2/2016) kemarin. Kunjungan tersebut berlangsung di halaman rumah Muktadir, seorang warga Penato’i yang dinyatakan hilang pasca penggerebekan pekan lalu. Pada kunjungan tersebut, terlihat juga kedua orangtua Fj dan empat keluarga warga Penato’i lain yang kini ditahan di Mabes Polri. Dalam pertemuan itu Suwarto mengajak warga Penato’i untuk membuktikan kalau Penato’i bukanlah sarang teroris. Karena sebenarnya, masalah yang ada di Penato’i bukan hanya terorisme. Tapi ada juga kasus narkoba, perjudian dan yang lain. Ia juga menjelaskan, keberadaan Kepolisian saat ini adalah hanya untuk melakukan patroli. Terkait adanya larangan agar polisi jangan membawa senjata saat sholat di masjid Penato’i, Suwarto menegaskan hal tersebut bisa dikomunikasikan. “Sebenarnya di mata Allah kita semua sama. Senjata itu sudah menjadi bagian dari polisi. Tapi jika masyarakat bisa menjamin keamanan selama anggota kami beribadah, hal itu boleh saja dilakukan,” katanya.
Dijelaskan, kunjungannya tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program presiden. Polisi diwajibkan hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. “Kebetulan saja kemarin terjadi insiden di sini, adanya tudingan warga yang diduga masuk jaringan radikal,” ujarnya. Kunjungan tersebut diakhiri dengan penyerahan tali asih untuk kelima keluarga para terduga teroris. Sementara itu, keluarga terduga teroris menyambut baik kedatangan pihak kepolisian.  Meski keluarga mereka menjadi korban penggerebekan terduga teroris, namun mereka sudah mengikhlaskan. Nurseha orangtua Fj mengaku telah merelakan kepergian anaknya. Pihak keluarga tidak akan menuntut apapun. Yang ia harapkan, bagaimana ke depan kasus serupa tidak terjadi lagi. Hal senada juga disampaikan Abdul Samad keluarga dari keempat warga Penato’i yang diamankan Densus 88. Menurutnya pemberian bantuan dan juga silaturrahim dari kepolisian wajib dihargai. “Sebagai seorang muslim, silaturrahim wajib dilakukan,” katanya. Hanya saja dia menegaskan jika keempat keluarganya yang diamankan Densus tersebut tidak bersalah. Karena mereka tidak terlibat dalam jaringan apapun, apalagi terorisme. “Kami minta mereka dibebaskan. Mereka tidak tahu apa itu terorisme,” harapnya. (LP/09)


RAPAT PERSIAPAN HUT KOTA BIMA DIGELAR

Kota Bima – Lensa Post,
Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Bima yang dirayakan setiap tanggal 10 April terkesan sangat meriah, setiap tahun perubahan-perubahan terus dilakukan. Tampaknya perayaan HUT ke 14 Kota Bima tahun ini sedikit berbeda dari tahun lalu. Karena ada beberapa kegiatan yang diganti, seperti do’a dana dihapus. Kemudian diganti makan bersama anak yatim. Ketua TP PKK Kota Bima Hj Yani Marlina M Qurais mengatakan, do’a dana yang digelar tiap tahun kurang menyentuh ke warga. Karena hanya sebagian warga saja yang bisa menikmati. “Sehingga kita ganti dengan makan bersama anak yatim,” ujarnya pada rapat koordinasi panitia HUT Kota Bima di aula kantor wali kota, Rabu (24/2) kemarin.

Ketua Panitia HUT ke 14 Kota Bima Ir H Muhamad Rum menilai, masukan tersebut sangat positif. “Masukan ini sangat bagus, kita akan bahas lebih lanjut pelaksanaan kegiatannya,” aku Rum. Rapat yang dihadiri Kasdim 1608 Bima Mayor Inf Jalal Bin Saleh ini, Rum mengatakan ada tambahan kegiatan tahun ini. Diantaranya lomba kebersihan kelurahan. Bagi kelurahan yang menjadi juara, lurahnya akan diberikan hadiah umroh. Untuk penilaian lomba ini akan dilibatkan pihak ketiga. “Untuk kegiatan ini akan dilakukan rapat lanjutan, membahas soal anggaran,” terangnya. Untuk kegiatan seperti pawai budaya, pagelaran seni, lomba olahraga dan lain tetap digelar. Namun jadwalnya akan dibahas lebih lanjut. (LP/08)

DIKPORA KOTA BIMA RESMI LEPAS SISWA PKL

Kota Bima – Lensa Post,
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs.H.Alwi Yasin,M.AP secara resmi melepas siswa peserta PKL ‘Rahmat Sentosa’ Kamis (25/2/2016) dihalaman Dinas setempat. LKP ‘Rahmat Sentosa’ merupakan salah satu lembaga pendidikan dibawah naungan Dinas Dikpora Kota Bima yang pimpin oleh Sri Yani, S.Pd selaku kepala lembaga yang aktif sebagai tenaga operator dinas setempat. Kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata dalam membantu dan mengembangkan masyarakat untuk lebih mudah memperoleh pekerjaan khususnya di bidang TIK. Kegiatan PKL melibatkan 40 siswa LKP pertahunnya atau sekitar 20 Siswa per semester dimana pelaksanaannya dilakukan selama 3 bulan atau 12 kali pertemuan Per-Program.
“kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap menghadapi MEA/AEC (Masyarakat ekonomi asia) ungkap Drs H Alwi Yasin M.Ap selaku Kadis Dikpora Kota Bima dilingkungan setempat. “selain itu kegiatan ini dapat mampu untuk tercapainya tujuan LKP Rahmat Sentosa menjadi suatu lembaga yang memiliki keunggulan dalam bidang penyebaran Teknologi dan Informasi serta bermanfaat untuk dunia pendidikan maupun di lingkungan masyarakat umum” Alwi menambahkan. Siswa peserta PKL ditempatkan/tersebar di instansi-instansi Pemerintah dilingkup Kota Bima. 
LKP ‘Rahmat Sentosa’ adalah lembaga kursus yang berlamat di Jl. Imam Bonjol Rt. 06 RW. 03 Kelurahan Santi Kec. Mpunda Kota Bima. Lembaga pendidikan tersebut dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima. LKP Rahmat Sentosa menjadi salah satu lembaga Kursus dan Pelatihan di Kota Bima yang berprestasi salah satunya mendapatkan penghargaan menjadi LKP berprestasi Tingkat Provinsi NTB selain itu LKP Rahmat Sentosa bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK-TIK) Jakarta dan sudah tiga kali LKP tersebut mengadakan ujian kompetensi dengan soal-soal yang dikirim langsung oleh LSK-TIK. LKP Rahmat Sentosa menjadi suatu lembaga yang memiliki keunggulan dalam bidang penyebar tekhnologi dan informasi dengan tujuan tercapainya kinerja yang terarah dan bermanfaat di dunia usaha dan dunia industri (DU / DI), meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang Kompeten dan siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) / Asean Economic Community (AEC) serta dapat membantu masyarakat untuk lebih mudah memperoleh pekerjaan.

Berbagai keuntungan dan keunggulan LKP Rahmat Sentosa diantaranya lembaga ini merupakan lembaga kursus dan pelatihan yang memberikan peluang untuk memudahkan peserta didik dalam memperoleh pekerjaan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, melaksanakan Ujian Kompetensi Bersama LSK, tahap pemagangan bagi peserta kursus serta peserta dapat menerima Sertifikat. “semoga keberadaan LKP Rahmat Sentosa dapat membawa perubahan bagi dunia pendidikan maupun di lingkungan masyarakat” harap Alwi Yasin. (LP/km)

KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN SIAPKAN WIFI SUPER CEPAT

Kota Bima – Lensa Post,
Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Bima terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Beberapa langkah yang dilakukan SKPD setempat dengan menyiapkan layanan online melalui website dan koneksi internet super cepat untuk pengunjung. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Bima, Dra Hj Sri Ratnawati, MH, menyebutkan, selain layanan online, kantor setempat juga menyiapkan fasilitas ruangan baca dan sejumlah barugak untuk pengunjung. “Kalau wifi gratis itu kami siapkan sejak lama. Sehingga dari dulu siswa dan mahasiswa juga bisa mengakses langsung internet selain untuk membaca buku,” katanya.
Setiap pekan kata Ratnawati, Kantor Arsip dan Perpustakaan juga menerima kunjungan rutin dari berbagai sekolah. Untuk meningkatkan minat pengunjung, petugas kantor membantu siswa dan mahasiswa mendaftarkan keanggotaan secara online. “Untuk pengisian data dibantu petugas. Yang berkunjung juga ada sekolah yang inisiatif membawa siswanya. Setelah siswa melihat layanan dan koleksi perpustakaan mereka jadi rajin untuk berkunjung,” kata Ratnawati. Untuk memudahkan mobilisasi siswa yang berkunjung, Kantor Arsip dan Perpustakaan akan menjalin kerjasama dengan BPPKB. “Kita sudah berkoordinasi karena BPPKB memiliki mobil keliling itu bisa digunakan untuk antar jemput siswa yang akan berkunjung ke Perpustakaan,” katanya. (US/TN)