Rabu, 24 Februari 2016

TERLIBAT JARINGAN TERDUGA TERORIS FAJAR, EMPAT WARGA PENATOI RESMI TERSANGKA

Mataram – Lensa Post,
Polisi resmi menetapkan empat saksi yang diperiksa intensif di Mabes Polri terkait jaringan terduga teroris Fajar sebagai tersangka. Penyidikan terhadap keterkaitan empat terduga teroris yang ikut diamankan pada saat penggerebekan Fajar Senin (15/2) lalu, mencapai kesimpulan bahwa peran mereka signifikan dalam kegiatan radikalisme di Bima. Demikian diungkapkan Kapolda NTB melalui Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda NTB, Kombes. Pol. Anom Wibowo, SIK, M.Si, di ruang kerjanya di Mapolda NTB, Selasa (23/2). Empat warga Penatoi yang resmi jadi tersangka itu, IM, SP, LM, dan AS. ‘’Hasil penyidikan itu mereka membantu menyembunyikan Fajar. Mereka terlibat jaringan itu,” terangnya.
Pemeriksaan selama penyidikan, kata Anom, terungkap bahwa para tersangka terlibat melakukan pendataan dan pengecekan lapangan terhadap sejumlah anggota polisi yang bertugas di Bima, seperti di Kantor Bank BNI Cabang Bima, PLTD Bima di Desa Niu serta Kantor PLN Wilayah Bima. Masing-masing memiliki peran berbeda dalam menjalankan misi radikalismenya. “Survei anggota polisi, sasarannya mereka polisi. Jadi yang survei ada orangnya sendiri, yang jadi eksekutor juga sendiri. Sudah dibagi perannya,” tegas Anom. Ia mengaku tidak tahu secara persis mengenai modus operandi para tersangka. Sebab penanganan sepenuhnya dilakukan oleh Mabes Polri melalui Densus 88 Antiteror. Pun proses hukum yang akan dijalani oleh empat warga itu pasca ditetapkan sebagai tersangka. Ia enggan berkomentar banyak mengenai landasan apa yang melatari penetapan tersangka tersebut. “Yang saya sampaikan ini seperti apa yang saya terima dari Mabes. Lebih dalamnya saya nggak ngerti karena mereka yang tangani. Yang membuktikan, yang menyidik itu sepenuhnya Densus,” jelas Anom. Ia menambahkan, pihak Polda NTB dan Polres jajaran hanya sebatas backup kekuatan. Namun, pihak Kepolisian tetap melakukan langkah sesuai aturan yang berlaku demi kepastian hukum. “Selain orang, ada barang bukti lain apa yang dibawa, saya gak tahu. Ini langsung dari Mabes.” (LP/sn-why)


Minggu, 21 Februari 2016

SENKOM KOTA BIMA AUDIENSI DENGAN DANDIM DAN KAPOLRES

Kota Bima – Lensa Post,
Pengurus Harian Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Kota Bima, diantaranya Wahib,S.Ag (Ketua), Abdul Syukur, ST (Wakil Ketua), Mardani (Sekretaris), Dodi Arifianto (Wakil Bendahara) ditambah Ahmad Yani (Pengurus Senkom NTB) beraudiensi dengan Kapolres Bima Kota. Pengurus Senkom diterima langsung Kapolres Bima Kota, AKBP Ahmad Nurman Ismail, S.Ik diruang kerjanya senin kemarin (15/02/2016) pukul 09.15 Wita.  Acara berlangsung akrab dan santai. Pada kesempatan itu, Ketua Senkom Mitra Polri Kota Bima, Wahib, S.Ag menyampaikan, bahwa dalam perjalanan selama 12 tahun ini, Senkom telah banyak memberikan kontribusi nyata di Masyarakat dengan tiga klaster utama, yaitu Kamtibmas, Kebencanaan dan Bela Negara. Eksistensi Senkom Nyata dalam tindakan, tanpa berharap pamrih, Senkom juga terbuka bagi para stakeholder. Organisasi yang berdiri sejak tahun 2004 ini telah menunjukkan perannya membantu pemerintah dan melakukan pengabdian terhadap masyarakat. Komitmen Senkom dalam Bela Negara, lanjut Wahib, terlihat dari sesanti atau semboyannya “NKRI Harga Mati!”. Sedangkan dua klaster lainnya, di bidang kamtibmas, Senkom Mitra Polri memiliki semboyan “Menembus Jarak Tanpa Batas”, dan Senkom Rescue dengan semboyan “Siaga Saat Aman, Ada Saat Dibutuhkan”.
Kapolres berharap untuk selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian setiap ada permasalahan di masyarakat, terutama yang berkaitan dengan Kamtibmas. Acara berlangsung sekitar 25 menit diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan Kalender Senkom oleh Ketua Senkom Kota Bima dan diterima langsung Kapolres Bima Kota. Usai melaksanakan Audiensi dengan Kapolres Bima Kota. Pengurus Senkom Kota Bima, melaksanakan pertemuan silaturrahim dengan Komandan Kodim 1608 Bima. Pada kesempatan itu, Pengurus Harian Senkom diterima langsung oleh Dandim 1608 Bima, Letkol Edi Nugraha, S.Sos diruang kerjanya, pada hari yang sama pukul 11.15 Wita. Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan itu pengurus Senkom Mitra Polri Kota Bima memaparkan tentang kegiatan yang telah dilaksanakan di wilayah Kota Bima, dan menjelaskan tentang penggunaan alat komunikasi yang biasa dipergunakan Senkom  dan menginformasikan website resmi Senkom Kota Bima.
Dandim 1608, Letkol Edi Nugraha, S.Sos mengapresiasi kegiatan Senkom Mitra Polri Kota Bima dan memberi masukan agar lebih meningkatkan lagi kerjasamanya dan lebih luas lagi termasuk menjaga  kamtibmas. Diakhir pertemuan Dandim 1608 Bima beserta Pengurus Senkom melaksanakan foto bersama sebagai kenang kenangan. Masih pada hari yang sama, Pengurus Senkom menuju ke Kecamatan Sape untuk bersilaturrahim sekaligus memperkenalkan Senkom Mitra Polri kepada Kapolsek Sape yang baru. Pengurus Senkom Kota Bima diterima Kapolsek Sape, Arifudin, S.Sos, M.Si diruang kerjanya pada pukul 12.30 Wita. Dalam pertemuan yang cukup santai ini, Kapolsek mengapresiasi kehadiran Pengurus Senkom di Kecamatan Sape. Pada kesempatan itu Ketua Senkom Kota Bima menyampaikan kalender Senkom 2016, sekaligus memperkenalkan pengurus Senkom tingkat Kecamatan Sape. (LP-01)


PERINGATI HPSN, PEGAWAI POS BIMA KERJA BHAKTI

Kota Bima – Lensa Post,
Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), pegawai PT. Pos Indonesia Bima menggelar aksi bersih-bersih. Acara yang bertajuk “Pos Indonesia Bergerak 2016” ini dilakukan sebagai wujud empati dalam rangka memperingati ‘Hari Peduli Sampah Nasional’ yang jatuh pada tanggal 21 Februari. Sedikitnya 30 orang karyawan dan karyawati PT. Pos Indonesia Kprk Bima, KPC Tolomundu dan KPC Raba, turun dilokasi seputaran Amahami untuk bersih-bersih disepanjang ruas jalan. Kegiatan bersih-bersih yang dipimpin langsung Kepala Kantor Pos Cabang Bima, Suworo, berlangsung hari minggu pagi (21/2/2016) pukul 06.30 – 09.30 Wita, sebelumnya hari Kamis sore (18/2/2016) pegawai Pos Bima juga diarahkan untuk kerja bhakti dilokasi Taman Amahami Kota Bima.

Kepala Kantor Pos Bima, Suworo, kepada Lensa Post menyampaikan kegiatan dilaksanakan sebagai wujud dari employee engagement yaitu terciptanya hubungan yang erat di antara seluruh pegawai melalui kegiatan yang melibatkan seluruh komponen di perusahaan tanpa membedakan status kepangkatan,” katanya. Disamping itu untuk menginspirasi masyarakat dan instansi lain agar melaksanakan kegiatan serupa. “Terlepas dari itu, kegiatan ini wujud rasa simpati dan empati kami kepada para petugas kebersihan yang setiap hari membersihkan sampah. Kalau tidak ada mereka Kota Bima ini akan banyak sampah,” katanya. Suworo berharap agar kegiatan bersih-bersih lingkungan, bukan hanya dijadikan kegiatan seremonial semata, namun juga dapat memberikan kesadaran dan motivasi kepada seluruh masyarakat di Kota Bima dengan menerapkan budaya hidup bersih dan sehat. “Semoga kegiatan seperti ini, akan lebih memberikan semangat bagi kita semua untuk semakin peduli dengan pentingnya kebersihan lingkungan,” ujarnya. (LP-01)

POLISI AKAN TES PSIKOLOGI SAIPUL JAMIL UNTUK DALAMI ORIENTASI SEKSUALNYA

Jakarta – Lensa Post,  
Pihak Kepolisian terus mengintensifkan pemeriksaan terhadap artis Saipul Jamil atas dugaan pencabulan terhadap seorang remaja pria. Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan psikologi dan psikiatri terhadap pria yang akrab disapa Bang Ipul ini. "Pekan ini antara Selasa atau Rabu akan dilakukan pemeriksaan psikologi forensik dan psikiatri di Polda Metro Jaya," terang Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak kepada detikcom, Minggu (21/2/2016). Pemeriksaan psikologi dan psikiatri ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kejiwaan Ipul. Termasuk juga untuk mendalami apakah Ipul memiliki disorientasi seksual atau tidak. "Pemeriksaan psikologi dan psikiatri ini untuk mendalami kejiwaan, juga untuk mengetahui ada atau tidaknya kecenderungan disorientasi seksual dari SJ ini," jelas Musyafak. Ipul telah menjalani pemeriksaan kesehatan fisik. Kondisinya secara umum dinyatakan sehat. "Cuma kemarin yang bersangkutan merasa kalau berdiri agak berkunang-kunang, mungkin karena dia kemarin puasa Daud," tambahnya. (ant)


PANITIA SERAHKAN NAMA CALON SEKDA NTB KE GUBERNUR

Mataram – Lensa Post,
Panitia Seleksi (Pansel) Sekda NTB melakukan rapat pleno penetapan tiga besar calon Sekda NTB hasil seleksi terbuka yang dilakukan sejak awal Februari ini.  Namun, tiga besar calon Sekda NTB itu masih belum dibocorkan ke publik. Ditargetkan pekan ini tiga besar calon Sekda NTB itu sudah diserahkan ke Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi. Tanggal 23 Februari  terakhir kita serahkan ke Pak Gubernur. Tahapan sekarang rapat pleno Pansel untuk (menentukan) tiga besar,’’ kata Ketua Pansel Sekda, H. Muhammad Nur, SH, MH. Diketahui, sebanyak enam orang pejabat mengikuti seleksi menjadi Sekda NTB. Mereka adalah  Kepala Dinas Dikpora NTB, Dr. H. Rosiady Sayuti, M.Sc, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BKPMPT) NTB, Ir. H. Ridwan Syah, MM, M.TP dan Asisten I Tata Praja dan Aparatur Setda NTB, Dr. H. Abdul Hakim, MM. Kemudian Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si, Kepala BKD dan Diklat NTB, Drs. Muh. Suruji dan Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Ir. Indrajaya.
Enam orang pejabat yang mengikuti seleksi menjadi calon Sekda NTB itu telah menjalani sejumlah tahapan seleksi. Seperti  tes kompetensi manajerial atau psikologi 4-9 Februari 2016. Penulisan makalah pada 10 Februari, presentasi dan wawancara, 11-16 Februari serta  penelusuan rekam jejak 9-16 Februari 2016. Muhammad Nur menjelaskan tiga besar calon Sekda NTB itu akan diurutkan berdasarkan skor yang diperoleh sesuuai dengan hasil seleksi. Ia mengatakan, dalam seluruh tahapan proses penilaian sudah memiliki bobot penilaian masing-masing. ‘’Ada dalam pedoman itu penilaiannya,’’ terangnya. Diketahui, jumlah pendaftar secara online calon Sekda NTB sebanyak 13 orang. Dari 13 orang itu, sebanyak sembilan orang yang menyampaikan berkas-berkas pendaftaran. Setelah diverifikasi oleh Pansel, dari sembilan orang yang menyampikan berkas pendaftaran,  gugur sebanyak tiga orang. Antara lain Asisten III Administrasi Umum dan Kesra Setda NTB, Drs. H. L. Syafi’i, MM, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) NTB, Ir. Hj. Hartina, MM dan Inspektur Inspektorat NTB, Dr. M. Agus Patria, SH, MH. Sehingga, tersisa calon sekda yang lolos seleksi administrasi sebanyak enam orang dan berhak mengikuti tahapan seleksi berikutnya. (LP.SN)


JASAD FJ DIMAKAMKAN DI TPU PENATOI

Kota Bima – Lensa Post,
Usai melakukan outopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Mataram, akhirnya Jasad FJ yang tewas ditembak oleh Densus 88 Antiteror dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Penatoi Kota Bima, Sabtu pagi (20/2/2016). Kepala Kelurahan Penatoi, H. Abdul Malik mengaku, jasad FJ tiba di kampung halamannya sekitar pukul 01.00 Wita, Sabtu (20/2). Keluarga menjemput jasad pria berbadan tinggi itu pada hari kamis di Polda NTB. Diakuinya, sebelum penguburan tidak ada reaksi penolakan dari massyarakat. Karena pihaknya bersama seluruh tokoh masyarakat dan ketua RT sudah rapat dan menerima tempat penguburan di Kelurahan Penatoi. “Penguburan sekitar pukul 11.00 Wita. Ada pihak kepolisian yang juga hadir di tempat pemakaman,” ujar Malik saat dihubungi via Celuller. Kata dia, usai pemakaman, dirinya juga menyaksikan penyerahan santunan dari pihak kepolisian untuk orang tua FJ.
Sebelumnya, Jenazah FJ di outopsi di RS Bhayangkara Mataram dengan pengawalan ketat pihak kepolisian maupun tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Mabes Polri. Jenazahnya dibawa dari Kota Bima menuju Kota Mataram menggunakan dua kendaraan roda empat. Saat tiba, jenazah FJ yang masih tersimpan dalam kantong jenazah dikeluarkan dari bagasi belakang sebuah kendaraan roda empat berwarna “silver”. Dengan pengawalan ketat dari pihak Densus 88/Antiteror Mabes Polri maupun belasan anggota kepolisian bersenjata lengkap, kantong jenazah FJ dibawa menuju ruang otopsi RS Bhayangkara Mataram dan langsung diterima lima dokter Polda NTB. Berdasarkan informasi, jenazah FJ saat diberangkatkan dari RSUD Kota Bima ke RSUD Bhayangkara Mataram menggunakan jalur laut. (LP/ant)


DINDA : PNS JANGAN KUATIR SOAL MUTASI

Bima – Lensa Post,  
Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri berpesan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Bima tidak kuatir soal mutasi, rotasi dan promosi jabatan. Apalagi, tidak fokus bekerja hanya karena memikirkan balas dendam politik sebagai imbas Pilkada kemarin. “Khusus untuk PNS tidak perlu heboh dengan balas dendam politik, karena itu tidak akan terjadi. Kami juga baru bisa menggelar mutasi setelah enam bulan memimpin,” kata Bupati Bima saat acara syukuran di kediamannya, Kamis sore (18/2/2016). Mantan Pimpinan DPRD Kabupaten Bima ini mengingatkan kepada PNS agar bisa bekerja dengan baik, fokus melayani masyarakat dan mendukung tugas Kepala Daerah melalui SKPD masing-masing. “Perbedaan kemarin tidak perlu diungkit lagi, mari kita bekerja melayani masyarakat untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten Bima tercinta ini,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan.
Bupati Bima juga berharap kepada Sekda sebagai nahkoda birokrasi agar bisa memberi semangat dan mengarahkan semua pegawai untuk secara totalitas mengabdikan diri kepada masyarakat. “Mari kita dukung bersama program ke depan. Tidak ada kata menunggu karena usai sertijab besok kita mulai bekerja. Kami ikhtiarkan jiwa dan tenaga untuk menjadi pelayan bagi Kabupaten Bima,” terangnya. Sementara kepada para pejuangnya, Dinda meminta agar tidak melakukan euforia berlebihan atas kemenangan yang diraih. Serta menjaga bersama amanah dan kesucian kebesaran seragam putih yang dikenakannya sebagai Kepala Daerah. “Kami sengaja kenakan seragam putih saat pelantikan ini, sebagai pesan agar masyarakat bisa menjaga kesuciannya. Jangan kita nodai dan mari memberikan yang terbaik untuk daerah,” ajaknya. (LP/Kh-Ady)